Aku cinta padamu, pangrango,
Karena aku cinta pada keberanian hidup
Soe Hok Gie (1966), Puisi ‘Mandalawangi-Pangrango’
Hari ini, tepat tanggal 24 Maret 2008. Kulempar pandanganku ke barat, kulihat matahari tersipu malu mengeluarkan sinar teriknya. Pantas saja, sebab sang Mentari akan menenggelamkan sinar kemuningnya. Sore, usai kutunaikan beberapa matakuliah di kampusku, Rawamangun. Sekitar pukul 15.45 kudapatkan beberapa pesan singkat masuk kedalam ponselku.
Lembaga Pers Mahasiswa Didaktika, Universitas Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan PEKAN JURNALISTIK DIDAKTIKA XXIII
Teater Sastra, UNJ, 17 - 20 Maret dan 23 - 27 Maret 2008
Info Selengkapnya…. Continue reading »
Sepulang dari naik gunung, kita pasti menyisahkan seribu cerita dan mengukir satu makna yang sarat akan pengalaman. Malahan, kadang ada yang menemukan cintanya di puncak gunung. Naik gunung, ternyata tak berhenti sampai disitu, banyak kisah menarik yang patut jadi bahan pembelajaran.
Pernah dengar “Lokasi gempa berada pada titik 3,52 LS-118,03 BT” Kalo ya, itulah titik koordinat. Sebuah titik yang menunjukan sesuatu (orang, pusat gempa, lokasi pesawat jatuh, dll), sebuah lokasi di lapangan (bumi) dengan di peta. Nah, pendaki gunung (dalam Navigasi Darat) juga patut mengetahui serta mempelajari guna mengetahui posisi kita di lapangan, yakni di hutan-gunung. Maka dalam tulisan ini saya akan sedikit paparkan.
“Budaya perusahaan atau Corporate Culture PT Djarum diberi nama Lima Nilai Inti yaitu pemusatan, profesionalisme, organisasi yang terus belajar, satu keluarga dan tanggung jawab Sosial,” kata Handojo Setyo, Corporate Affairs Manager PT Djarum Kudus
Hal tersebut dikatakannya saat presentasi didepan rombongan blog jurnalistik onLAin, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Djarum, Kudus, Jawa Tengah. Presentasi tersebut merupakan kunjungan terakhir dari serangkaian acara Fictory Visit PT Djarum pada senin (21/01). Pada kunjungan sebelumnya rombongan telah menyambangi unit Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Kretek Mesin (SKM), sampai ke tempat pengolahan limbah dan penghijauan PT Djarum. Continue reading »
Ternyata ada yang beda disetiap hisapan rokok kretek Djarum, pantas saja sebab perusahaan rokok kretek terbesar di Kudus ini memiliki Labolatorium (lab) Riset and Developmen (R&D) unggulan, penyempurna cita rasa ditiap batang rokok.
Hal itu diungkapkan oleh Bambang Arif, Supervisior Smoking Mesin PT Djarum di tempat kerjanya. “Lab ini (R&D PT Djarum) telah diakui badan penguji Laboratorium,” ungkapnya dengan bangga disela-sela kerjanya. Continue reading »
Proses produksi rokok kretek Djarum ada dua proses yakni Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM). Walaupun banyak perbedaan dari kedua proses ini, soal rasa tetap sama, sama-sama nikmat!
Soal kenikmatan, hal itu diungkapkan oleh Roni, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta “Menurut gue sama aja rasanya antara jarum coklat (SKT) dengan LA Ligh (SKM), sama-sama enak,” ungkap cowok pencinta rokok LA Ligh semenjak tiga tahun yang lalu. Continue reading »
Data Buku
Judul Buku : Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia
Penulis : Maman S Mahayana
Penerbit : Rajawali Pers
Cetakan : Pertama, tahun 2007
Jumlah Halaman : xx+436
Tak dapat disangkal, begitu kayanya khasanah sastra Indonesia. Namun apa daya, kekayaan tersebut tak dapat ditampilkan jika para pengkaji sastra amat ‘miskin’ dalam menganalisa. Continue reading »
Lihatlah hasil karya saya dan
Tinggalkan komentar anda...
Komentar Terakhir